Beranda » Tadabbur » Allah Mahakuasa atas Segala Sesuatu

Allah Mahakuasa atas Segala Sesuatu

وَلِلَّهِ غَيْبُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَمَآ أَمْرُ ٱلسَّاعَةِ إِلَّا كَلَمْحِ ٱلْبَصَرِ أَوْ هُوَ أَقْرَبُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ ٧٧

“Dan milik Allah-lah (segala) yang tersembunyi di langit dan di bumi. Urusan kejadian Kiamat itu, hanya seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi). Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. an-Nahl [16]: 77)

***

Sungguh perkara gaib di langit dan bumi berada dalam pengetahuan dan kekuasaan Allah. Termasuk di dalamnya perkara Kiamat yang waktunya tidak diketahui manusia. Ketika Allah menggambarkan datangnya Kiamat seperti sekejap mata atau bahkan lebih cepat, kita diingatkan bahwa sesuatu yang menurut perhitungan manusia sangat besar dan sulit terjadi, bagi Allah tidaklah sulit. Keyakinan terhadap Hari Kiamat adalah bagian dari keimanan, termasuk keyakinan akan kebangkitan manusia setelah kematian dan pembalasan atas amal mereka.

Penutup ayat, “Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu,” menguatkan hati agar kita tidak meragukan kekuasaan Allah. Kiamat, kebangkitan, dan perkara-perkara yang belum dapat disaksikan manusia berada dalam kekuasaan-Nya. Karena itu, keimanan kepada Hari Akhir tidak boleh menjadi sebatas pengetahuan, tetapi harus mendorong kita untuk menjalani kehidupan dengan terikat kepada perintah dan larangan Allah. Seorang Muslim wajib menjalankan aktivitas kehidupannya sesuai dengan ketentuan Allah.

Muhasabah

Jika kita benar-benar meyakini bahwa Kiamat dapat terjadi dalam sekejap dan bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, apakah kehidupan kita sudah menunjukkan keseriusan menghadapi Hari Akhir? Apakah kita masih menunda ketaatan, seolah-olah memiliki waktu yang panjang? Mari periksa diri: apakah keyakinan terhadap kekuasaan Allah telah membentuk cara kita menjalani setiap hari, atau baru sebatas pengetahuan di dalam hati?[]

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Post Lainnya

  • Saat Menjauhkan Diri dari Iman dan Amal Saleh

    Saat Menjauhkan Diri dari Iman dan Amal Saleh

    • Senin, 10 Agustus 2026

    Jangan rendahkan dirimu dengan maksiat, padahal Allah telah memuliakan penciptaanmu. وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ ۝ وَطُورِ سِينِينَ ۝ وَهَٰذَا الْبَلَدِ الْأَمِينِ ۝ لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ ۝ ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ ۝ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke […]

    Selengkapnya »
  • 7 Tahapan Pembelajaran Metode UMMI

    7 Tahapan Pembelajaran Metode UMMI

    • Sabtu, 8 Agustus 2026

    Pembukaan — Kegiatan pengondisian para siswa untuk siap belajar, dilanjutkan dengan salam pembuka dan membaca do’a pembuka belajar Al-Qur’an bersama sama. Apersepsi —  Mengulang kembali misteri yang telah diajarkan sebelumnya untuk dapat dikaitkan dengan materi yang akan diajarkan pada hari ini. Penanaman Konsep —  Proses menjelaskan materi/pokok bahasan yang akan diajarkan pada hari ini. Pemahaman Konsep — Memahamkan kepada […]

    Selengkapnya »
  • Al-Qur’an: Kitab yang Lurus Tanpa Kebengkokan

    Al-Qur’an: Kitab yang Lurus Tanpa Kebengkokan

    • Rabu, 19 Agustus 2026

    اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًاࣝ ۝١ “Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab Suci (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak membuat padanya sedikit pun kebengkokan.” (QS. Al-Kahf [18]: 1) Ayat ini mengawali surah Al-Kahf dengan pujian kepada Allah karena Dia telah menurunkan Al-Qur’an kepada hamba-Nya, Nabi Muhammad ﷺ. […]

    Selengkapnya »
  • Saat Amal Lebih Berharga daripada Segalanya

    Saat Amal Lebih Berharga daripada Segalanya

    • Kamis, 6 Agustus 2026

    فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ ۝ فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ ۝ وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ ۝ فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ “Adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah Hawiyah.” (QS. Al-Qāri’ah: 6–9) Ibrah Pada hari kiamat, Allah tidak akan menanyakan seberapa banyak […]

    Selengkapnya »
  • 10 Pilar Mutu Metode UMMI

    10 Pilar Mutu Metode UMMI

    • Sabtu, 8 Agustus 2026

      Goodwill Manajemen — Kesediaan, dukungan dan perhatian dari pimpinan lembaga atau pengelola terhadap pembelajaran Al-Qur’an. Sertifikasi Guru —  Semua guru sudah lulus tashih dan mengikuti pelatihan metodologi dan manajemen pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an Metode UMMI. Waktu Memadai — Waktu yang dibutuhkan minimal 4-5 kali seminggu dan setiap pertemuannya 60-70 menit serta akan semakin sempurna hasilnya jika ada tambahan […]

    Selengkapnya »
  • Kepastian Kebangkitan dan Kesempurnaan Sifat Allah

    Kepastian Kebangkitan dan Kesempurnaan Sifat Allah

    • Minggu, 23 Agustus 2026

    وَهُوَ ٱلَّذِى يَبْدَؤُا۟ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ ۚ وَلَهُ ٱلْمَثَلُ ٱلْأَعْلَىٰ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ ٢٧ “Dan Dia-lah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya kembali, dan itu lebih mudah bagi-Nya. Dia memiliki sifat Yang Mahatinggi di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (QS. ar-Rum [30]: 27)   Ayat […]

    Selengkapnya »