Beranda » Tadabbur » Berlindung Hanya kepada Allah

Berlindung Hanya kepada Allah

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۝ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ۝ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۝ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۝ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai fajar, dari kejahatan makhluk-Nya, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan para penyihir yang meniup pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.'” (QS. Al-Falaq: 1–5)

Allah mengajarkan kita untuk memulai doa perlindungan dengan kalimat “Aku berlindung kepada Rabb Al-Falaq.”

Mengapa kepada Rabb yang menguasai fajar? Karena sebagaimana Allah membelah gelapnya malam dengan cahaya pagi, Dia juga mampu menghilangkan segala kesulitan, ketakutan, dan keburukan yang menimpa hamba-Nya.

Surat ini mengingatkan bahwa manusia tidak mampu mengendalikan semua bahaya. Ada kejahatan yang tampak dan ada pula yang tersembunyi: kejahatan manusia, gelapnya malam, sihir, hingga penyakit hati berupa hasad (dengki). Semua itu hanya dapat dihadapi dengan pertolongan Allah.

Karena itu, seorang mukmin tidak hanya berikhtiar secara lahiriah, tetapi juga selalu memperkuat hubungan dengan Allah melalui doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an. Hati yang bergantung kepada Allah akan memperoleh ketenangan dan perlindungan terbaik.

Ibrah

  • Jangan merasa aman karena kekuatan, harta, atau kedudukan. Perlindungan sejati hanya datang dari Allah.
  • Tidak semua bahaya terlihat oleh mata. Karena itu, biasakan membaca Al-Falaq setiap pagi dan petang sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ.
  • Penyakit hati seperti hasad dapat merusak pelakunya dan menyakiti orang lain. Bersihkan hati dengan syukur, qana’ah, dan doa.
  • Sebagaimana Allah menghadirkan fajar setelah gelapnya malam, yakinlah bahwa setiap kesulitan akan datang jalan keluarnya dengan izin Allah.

 

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقْتَ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِي شَرٍّ، وَاحْفَظْنَا بِحِفْظِكَ، وَاجْعَلِ الْقُرْآنَ حِصْنًا لَنَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ.

“Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan makhluk-Mu dan dari setiap keburukan. Jagalah kami dengan penjagaan-Mu, dan jadikanlah Al-Qur’an sebagai benteng yang melindungi kami dari segala keburukan. Āmīn.”

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Post Lainnya

  • Al-Qur’an adalah Penawar dan Rahmat

    Al-Qur’an adalah Penawar dan Rahmat

    • Minggu, 2 Agustus 2026

    Allah berfirman: وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Isra’: 82) Renungkan… Ketika tubuh sakit, kita segera mencari obat. Namun ketika hati gelisah, sedih, atau jauh dari Allah, sudahkah kita kembali kepada Al-Qur’an? Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, […]

    Selengkapnya »
  • Ketika Al-Qur’an menjadi Mahjūr

    Ketika Al-Qur’an menjadi Mahjūr

    • Senin, 3 Agustus 2026

    Allah berfirman: وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا “Dan Rasul (Muhammad) berkata, ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang ditinggalkan.’” (QS. Al-Furqan: 30) Renungkan… Al-Qur’an tidak hanya menjadi mahjūr ketika tidak dibaca. Ia juga menjadi mahjūr ketika dibaca tetapi tidak dipahami, dipahami tetapi tidak diamalkan, atau tidak dijadikan […]

    Selengkapnya »
  • Benteng Terkuat Seorang Mukmin

    Benteng Terkuat Seorang Mukmin

    • Rabu, 5 Agustus 2026

    قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۝ مَلِكِ النَّاسِ ۝ إِلَٰهِ النَّاسِ ۝ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۝ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۝ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb manusia, Raja manusia, Sesembahan manusia, dari kejahatan pembisik yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia.’” (QS. An-Nās: 1–6) […]

    Selengkapnya »
  • Bertasbih dan Mohon Ampun

    Bertasbih dan Mohon Ampun

    • Sabtu, 1 Agustus 2026

    Allah berfirman: فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا “Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.” (QS. An-Nashr: 3) Renungkan… Saat Allah memberi keberhasilan, kita sering sibuk merayakannya. Padahal Allah mengajarkan hal yang berbeda. Semakin tinggi nikmat yang Allah berikan, semakin banyak pula tasbih dan istighfar yang […]

    Selengkapnya »