Beranda » Tadabbur » Jangan Menganggap Rezeki Sempit sebagai Kehinaan

Jangan Menganggap Rezeki Sempit sebagai Kehinaan

وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَـٰنَنِ ١٦

“Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, ‘Tuhanku telah menghinakanku.’” (QS. al-Fajr [89]: 16)

***

Manusia sering keliru dalam menilai keadaan hidup. Ketika mendapatkan kelapangan rezeki, seseorang bisa menganggap dirinya dimuliakan; sebaliknya, ketika rezekinya dibatasi, ia berkata, “Tuhanku telah menghinakanku.” Padahal, rezeki berasal dari Allah SWT. Berbagai sarana dan usaha yang menjadi jalan datangnya rezeki tetap berada dalam ketentuan Allah.

Karena itu, sempitnya rezeki tidak selayaknya langsung dipahami sebagai tanda kehinaan, sebagaimana banyaknya harta tidak otomatis menjadi tanda kemuliaan. Ayat ini mengajak kita untuk tidak menjadikan ukuran materi sebagai satu-satunya ukuran nilai diri di hadapan Allah. Ketika rezeki lapang, jangan sampai muncul kesombongan; ketika rezeki terasa sempit, jangan sampai muncul buruk sangka kepada Allah. Yang perlu dijaga adalah sikap kita kepada Allah dalam kedua keadaan tersebut: tetap bersyukur ketika diberi kelapangan dan tetap sabar serta taat ketika rezeki dibatasi.

Ketika rezeki kita sedang sempit, apakah kita pernah merasa bahwa Allah sedang merendahkan atau meninggalkan kita? Dan ketika rezeki sedang lapang, apakah kita merasa bahwa itu pasti tanda kemuliaan kita? Mari kita periksa kembali hati kita. Jangan ukur kemuliaan diri dari banyak atau sedikitnya rezeki, tetapi lihatlah bagaimana keadaan kita dalam ketaatan kepada Allah ketika lapang maupun sempit.[]

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Post Lainnya

  • Benteng Terkuat Seorang Mukmin

    Benteng Terkuat Seorang Mukmin

    • Rabu, 5 Agustus 2026

    قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۝ مَلِكِ النَّاسِ ۝ إِلَٰهِ النَّاسِ ۝ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۝ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۝ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb manusia, Raja manusia, Sesembahan manusia, dari kejahatan pembisik yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia.’” (QS. An-Nās: 1–6) […]

    Selengkapnya »
  • Jangan Lupa Bersyukur atas Nikmat Allah

    Jangan Lupa Bersyukur atas Nikmat Allah

    • Selasa, 6 Oktober 2026

    وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ ٣٤ “Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim [14]: 34) *** […]

    Selengkapnya »
  • Al-Qur’an adalah Penawar dan Rahmat

    Al-Qur’an adalah Penawar dan Rahmat

    • Minggu, 2 Agustus 2026

    Allah berfirman: وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Isra’: 82) Renungkan… Ketika tubuh sakit, kita segera mencari obat. Namun ketika hati gelisah, sedih, atau jauh dari Allah, sudahkah kita kembali kepada Al-Qur’an? Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, […]

    Selengkapnya »
  • Nikmat Rasa Aman

    Nikmat Rasa Aman

    • Selasa, 11 Agustus 2026

    Nikmat yang sering kita lupakan adalah rasa aman. لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ ۝ إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ ۝ فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِ ۝ الَّذِي أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَآمَنَهُم مِّنْ خَوْفٍ “Karena kebiasaan orang-orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (Pemilik) rumah ini (Ka’bah), yang telah memberi mereka […]

    Selengkapnya »
  • Jangan Tertipu oleh Gemerlap Dunia

    Jangan Tertipu oleh Gemerlap Dunia

    • Kamis, 20 Agustus 2026

    ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٞ وَلَهۡوٞ وَزِينَةٞ وَتَفَاخُرُۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٞ فِي ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَوۡلَٰدِۖ كَمَثَلِ غَيۡثٍ أَعۡجَبَ ٱلۡكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصۡفَرّٗا ثُمَّ يَكُونُ حُطَٰمٗاۖ وَفِي ٱلۡأٓخِرَةِ عَذَابٞ شَدِيدٞ وَمَغۡفِرَةٞ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضۡوَٰنٞۚ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ “Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara […]

    Selengkapnya »
  • Hiduplah Seiringan dan Jagalah dengan Kuat

    Hiduplah Seiringan dan Jagalah dengan Kuat

    • Senin, 31 Agustus 2026

    يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا “Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya […]

    Selengkapnya »